Latest Post
Showing posts with label Ekonomi Manajerial. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi Manajerial. Show all posts

Analisis Perilaku Konsumen Melalui Pendekatan Utiliti

Tujuan pembahasan topik ini adalah:
1. menjelaskan mengapa perilaku konsumen perlu dipelajan.
2. menjelaskan pendekatan lndiference Curve (IC) untuk menganalisis perilaku konsumen.
3. menjelaskan pendekatan atribut.

Tujuan mempelajan perilaku konsumen adalah melihat bagaimana konsumen mempengaruhi usaha perusahaan melalui permintaan akan barang/ jasa yang dihasilkan perusahaan. Permintaan konsumen inilah yang selanjutnya digunakan oleh perusahaan untuk menentukan macam barang, jumlah barang, biaya barang, dan harga jual barang yang dihasilkan perusahaan.

Perilaku konsumen dapat dianalisis melalui pendekatan IC. Definisi IC adalah kurva yang menunjukkan tempat kedudukan titik-titik yang menunjukkan kombinasi antara barang yang dikonsumsi (2 barang) yang memberikan kepuasan yang sama. Kepuasan maksimum konsumen dalam mengkonsumsi barang akan tercapai, apabila garis anggaran bersinggungan dengan IC. Premis yang digunakan dalam menjelaskan definisi tersebut adalah:
a. konsumen selalu berusaha memaksimumkan kepuasan.
b. cita rasa konsumen tercermin dalam IC yang jumlahnya tak terhingga dan tidak saling berpotongan satu sama lain.
c. pendapatan konsumen dan harga-harga barang diketahui dan tergambar dalam garis anggaran (budget constraint).

Dampak perubahan harga barang, penghasilan konsumen, dan selera konsumen terhadap jumlah barang yang diminta adalah:
a. apabila harga barang yang dihadapi konsumen berubah, maka konsumen akan mengubah pola konsumsinya. Inforinasi ini relevan bagi perusahaan dalam menentukan hargajual barang.
b. apabila penghasiian konsumen mengalami perubahan, maka konsumen akan mengubah pola konsumsinya. Analisis ini mendasari konsepelastisitas pendapatan yang berguna untuk meramalkan pengaruh perubahan suasana dunia usaha terhadap fungsi permintaan dan fungsi potensi pasar.
c. apabila selera konsumen terhadap suatu barang berubah, maka IC akan berubah juga. Informasi ini berguna untuk melihat dampak perikianan terhadap selera konsumen yang selanjutnya mempengaruhi permintaan barang.

Di samping menggunakan pendekatan IC, perilaku konsumen dalam mengkonsumsi barang dapat dianalisis dengan menggunakan pcndekatan atribut. Definisi atribut adalah semua jasa yang dihasilkan dari penggunaan dan atan pemilikan barang tersebut. Contoh atribut, sebuah mobil antara lain: jasa pengangkutan, prestise, keamanan, dan lain sebagainya. Sedang yang dimaksud dengan garis batas efisiensi (efficiency frontier) adalah batas luar dan merupakan kombinasi dua atribut yang dapat dicapai konsumen dengan batas anggaran tertentu (budget constraint). Kepuasan maksimurri konsumen tercapai apabila efficiency frontier disinggung oleh IC konsurnen tersebut.

Perubahan harga barang, penghasilan konsumen, dan persepsi konsumen terhadap efficiency frontier adalah:
a. apabila harga barang tunin, maka efficiency frontier bergeser keluar dan sebaliknya apabila harga barang naik, efficiency fronhier bergeserke dalam
mendekati titik asal nol (O),
b. apabila penghasilan meningkat dan barang yang dikonsumsi itu normal sifatnya tentu efficiency frontier seluruhnya bergeser sejajar keluar dan
sebaliknya penghasilan menurun, maka efficiency frontier akan bergeser kekiri.
c. persepsi konsumen berhubungan dengan jumlah atribut yang terdapat dalam suatu barang. Apabila konsumen merasa atribut suatu barang meningkat, maka efficiency frontier akan bergeser ke kanan.

Simpulan
Pendekatan teori konsumen seperti yang telah diuraikan di muka ada dua (2) yaitu: pendekatan IC dan pendekatan atribut. Penghasilan konsumen, selera
konsumen, dan persepsi konsumen alkan mengubah IC dan efficiency frontier yang selanjutnya akan mengubah posisi/titik kepuasan maksimum konsumen tersebut. Pada pendekatan atribut ada beberapa atribut barang (misalnya: prestise, status, keamanan dan sebagainya) yang hanya dapat ditentukan secara subyektif. Analisis pendekatan IC dan atribut menghasilkan informasi yang relevan bagi perusabaan dalam menentukan harga jual barang, mengetahui potensi pasar, melihat dampak perikianan suatu produk dan lain sebagainya.


 

Pengambilan Keputusan Dalam Kondisi Risiko dan Ketidakpastian


Tujuan pembahasan topik ini adalah:
1. mempelajari analisis expected present value (EPV) dalam kondisi ketidakpastian.
2. mempelajari teori keputusan pohon (decision tree).
3. mempelajari analisa risiko pada berbagal alternatif keputusan.
4. mempelajari berbagai kriteria risiko dalam pengambilan keputusan.
5. mempelajari pertimbangan untuk pencarian informasi dan nilai informasi.

Analisis expected present value dan decision tree
Analisis expected present value merupakan anailsis multi periode karena merupakan implikasi keputusan biaya dan penerimaan pada periode sekarang dan periode yang akan datang, sedang decision tree merupakan dasar keputusan dan problem dan cabang pertama merupakan alternatif-alternatif keputusan, yang juga merupakan solusi yang potensial daƱ masalah keputusan. Cabang-cabang decision tree menunjukan hasil yang diharapkan pada tahun pertama dan tahun kedua dan waktu keputusan tersebut ditentukan.

Terdapat tiga situasi kemungkinan permintaan, yaitu:
a. karakteristik permintaan yang ramai
b. karakteristik permintaan yang sedang
c. karakteristik permintaan yang sepi

Untuk memutuskan mesin mana yang harus dipasang agar profil dan returnya lebih tinggi, kita harus menganalisis terlebih dahulu dengan menggunakan analisis expected present value dan keuntungan yang dijanjikan oleh masing-masing alternatif.

Dalam memilih jenis mesin kita perlu menetapkan kemungkinan kemungkinan pada keadaan pasti dan permintaan yang ramai, sedang, dan sepi setiap waktu tertentu. Misalnya 2 tahun. Kemudian kita memilih discount rate yang lepat.

Tingginya reiko dihubungkan dengan keputusan khusus yang ditetapkan sebagai penyebarannya dari nilai probabilitas sebelumnya yang diperoleh dari hasil yang mungkin terdapat di sekitar nilai yang diharapkan. Standar deviasi dan distribusi probabilitas menunjukan nilai rata-rata deviasi absolut seluruh hasil yang mungkin diperoleh dari nilal yang diharapkan pada distribusi probabilitas.

Secara matematis ditunjukkan dalam rumus berikut ini:



Risk aversion, risk preference, dan risk uncertenty (tidak menyukai risiko)
• risk aversion didefinisikan sebagai perasaan bahwa hal tersebut tidak berguna disebabkan adanya risk uncertainty (tidak menyukai resiko).
• risk aversion tidak menyukai struktur antara hasil dan risiko seperti pada analisis
• indijerence curve (IC). indiference curve adalah garis kombinasi antara variabel-variabel yang memberi komsumen dan pembuatan keputusan (dalam hal ini) jumlah utiliti atau kegunaan yang sama IC mempunyai slope positif untuk menggambarkan kenyataan bahwa risiko itu buruk dan menyebabkan ketidakgunn dibanding kegunaan.



Terdapat tiga pilihan IC yang berubah-ubah: I1, I2, I3•
Dan gambar ini keputusan A Iebih disukai dibanding keputusan B karena pada B nilai yang diharapkan sama dengan risiko yang lebih tinggi.

Perbedaan tingkat risiko pada risk aversion yang berbeda secara grafik dapat digambarkan dengan IC yang lebih curam atau lebih rata dalam daerah
risk return.



risk preference dan risk neutrality
risk preference berarti disini risiko dibuat sebagai utiliti dari barang-barang produksi dan IC individu adalah mempunyai slope negatif.



• risk neutrality berarti individu secara kompleks indifferensi terhadap risiko, apakah mendapat utiliti atau dis-utility dan risiko yang sedikit atau
dan risiko yang banyak tidak akan berpengaruh terhadap individu tersebut.
Masing-masing IC individu seolah-olah horizontal.



Penyesuaian untuk risiko dalam pengambilan keputusan
Dalam pengambilan keputusan terdapat penyesuaian risiko yang meliputi empat kriteria keputusan, yaitu:
a. kriteria variasi koefisien
b. kriteria expected present value dengan menggunakan discount rate yang berbeda
c. kriteria ekuivalensi kepastian
d. kritena keputusan maksimum

Kriteria variasi koefisien adalah ratio standar deviasi pada expected present value. Efisien variasi dan probability menunjukan jumlah standar deviasi atau risiko per rupiah dan expected present value atau return. Kriteria expected present value dengan menggunakan discount rate yang berbeda adalah menggunakan lebih tinggi untuk memperoleh lebih banyak alternatif-alternatif keputusan yang mengandung nisiko atau disebut juga dengan opportunity discount rate (ODR). ODR adalah tingkat bunga yang paling tinggi yang dapat dihasilkanl diperoleh pada tingkat nsiko yang sama.

Kriteria ekuivaiensi kepastian dan suatu keputusan mempunyai alternatif lebih dan satu kemungkinan hasil yaitu, sejumlah uang yang tersedia dengan pasti yang menyebabkan pengambil keputusan menerima sejumlah uang tertentu.

Kriteria keputusan maksimum adalah istilah yang biasanya digunakan untuk memilih hasil yang terbesar dan hasil yang terkecil (minimum) yang dihubungkan dengan setiap alternatif keputusan.

Penentuan kriteria keputusan yang akan diaplikasikan dan empat kriteria keputusan di atas tergantung atas tiga faktor, yaltu:
a. seseorang banus mempertimbangkan fluktuasi yang menunjukkan bahwa orang dihadapkan dengan keputusan nyata.
b. seseorang hams mempertimbangkan besarnya spekulasi.
c. pembuat keputusan berpendirian pada risiko dan ketidakpastian meliputi tingkat kesukaan atau penolakan risiko individu. Faktor yang penting adalah kemauan dan pembuat keputusan untuk menerima risiko dengan segala konsekuensinya.

Searh cost dan nilai informasi
Searh cost adalah biaya yang dikeluarkan dalam mendapatkan informasi yang diperlukan oleh pengambil keputusan dan dalam waktu yang terbatas. Searh cost dilakukan melalui:
a. survey terhadap pelanggan yang potensial
b. penggunaan komputer
c. stimulasi atau dorongan

Nilal informasi adalah perbedaan antara informasi yang telah didapatkan dan yang diperoleh apabila dapat diketahui kepastian hasil sebelum evaluasi terhadap keputusan yang telah dibuat. Kualitas sebuah keputusan tergantung pada tiga pertimbangan dasar, yaitu:
a. apakah pencarian informasi dilaksanakan pada titik yang menunjukkan bahwa titik tersebut secara manajerial menguntungkan atau tidak untuk meLanjutkan prosedur pencarian?
b. apakab informasi yang didapat digunakan dalam bentuk appropriate?
c. apa ukuran keputusan yang digunakan?

Pemilihan waktu dalam pengambilan keputusan
Keputusan sebaiknya tidak dibuat secam irrevocable sebelum keputusan harus dijatuhkan. Gunanya agar dapat mempertimbangkan (bila keputusan proyek pembangunan misalnya) tentang kenaikan harga dan fluktuasi ekonomi. Dalam pengambilan keputusan, sebaiknya pembuat keputusan mempertimbangkan tingkat sensitivitas suatu keputusan tersebut dengan menggunakan asumsi.

Analisis sensitivitas didefinisikan sebagai sebagai penentuari suatu keputusan untuk mendapatkan tingkat ketidaktelitian pada asumsi yang digunakan atau yang mendasari, dan dapat ditolerir tanpa menyebahkan ketidaktepatan suatu keputusan. jadi dapat disimpulkan bahwa keputusan yang baik apabila:
a. didasarkan pada ketepatan penyesuaian informasi expected present value.
b. diperoleh dan prosedur penelitian yang diambil dan titik yang menunjukkan bahwa penambahan informasi akan menurun dengan tujuan untuk menyeimbangkan biaya perolehan suatu informasi.
c. ditemukan dengan menggunakan kriteria keputusan yang tepat.
d. dibuat pada waktu yang optimal.
e. kualifikasi yang seseuai dengan pernyataan dan keputusan yang mendasarinya.


 

Ruang Lingkup Ekonomi Manajerial


Tujuan pembahasan topik ini adalah:
1. menjelaskan ruang lingkup ekonomi manajerial sebagal dasar bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.
2. menerangkan definisi dan ruang lingkup ekonomi manajerial agar dapat menetapkan sifat dan arah disiplin ilmu ini.

Definisi dan ruang lingkup ekonomi manajerial

Ekononii mailajerial berhubungan dengan penerapan prinsip dan metodologi ekonomi di dalam proses pengambilan keputusan pada suatu perusahaan atau unit organisasi. Untuk itu diperlukan penetapan pedoman dan prinsip agar dapat memudahkan pencapaian tujuan ekonomi bagi manajemen. Tujuan tujuan ekonomi tersebut berhubungan dengan biaya, pendapatan, dan laba yang sangat penting di dalam suatu perusahaan atau lembaga lainnya.

Laba merupakan pusat perhatian di dalam ekonomi manajerial, karena laba pada perusahan yang bermotif mencari keuntungan adalah selisih antara pendapatan dan biaya. Apabila selisih positif berarti laba dan apabila negatif berarti rugi. Pada lembaga atau perusahaan non profit motif (bersifat sosial), yang menunjukkan bahwa selisih positif antara pendapatan dan biaya disebut surplus dan selisih negatif disebut defisit. Ruang lingkup ekonomi manajerial mencakup pengetahuan mengenai akuntansi, pemasaran, pembiayaan, statistik, dan metode kuantitatif. Keputusan yang diambil menjadi lebih baik kalau banyak mengetahui ilmu ekonomi.

Kepastian dan ketidakpastian Dalam ilmu ekonomi mikro, para ekonom menggunakan model tentang perilaku konsumen dan produsen agar dapat mengetahui informasi yang
lengkap tentang bentuk dan lokasi kurva permintaan, kurva biaya dan lainnya agar mendapatkan suatu kepastian.

Namun, kadangkala perusahaan beroperasi berdasarkan informasi yang tidak lengkap untuk menaksir atau memperkirakan jumlah yang diminta pada seriap harga dan biaya. Hal ini merupakan suatu ketidakpastian.

Ekonomi positif dan ekonomi normatif

Ilmu ekonomi dibagi dua yaitu, bidang positif dan bidang normatif. Ekonomi positif merupakan deskriptif yaitu menjelaskan bagaimana sistem ekonomi beroperasi dalam suatu perekonornian atau masyarakat, sedangkan ekonomi normatif bersifat preskriptif yaitu, memberikan pengarahan bagaimana sistem perekonomian seharusnya beroperasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Penggunaan model dalam ekonomi manajerial

Model merupakan representasi yang disederhanakan daii kenyataan. Simbol-simbol model dapat menggunakan verbal dan simbol lainnya untuk mewakili realita yang dapat berupa kata-kata, diagram-diagram, dan rumus maternatis. Ada tiga tujuan utama model yaltu:

• tujuan pengajaran; digunakan untuk mengajar orang tentang kegiatan dan suatu sistem.
• tujuan penjelasan; digunakan untuk mencari hubungan-hubungan antar variabel.
• tujuan peramalan; nilai peramalan berdasarkan kemampuan model dan suatau sistem dan menggunakan hubungan masa lalu untuic meramalkan tin gkah laku di masa mendatang.

Mengevaluasi suatu model
Suatu model dievaluasi dengan sudut pandang yang disesuaikan dengan tujuan. Misalnya model untuk tujuan pengajaran maka harus dievaluasikan dengan dasar pengajaran.

Anailsa present value dan time horizon suatu perusahaan
Di dalam memilih beberapa alternatif, kita harus dapat membedakan revenue yang diterima sekarang (dalam waktu dekat) dan yang akan diterima
dimasa mendatang. karena satu rupiah diterima sekarang akan berbeda dengan satu rupiah tahun depan.

Nilai sekarang dan niai mendatang
Nilai mendatang dalam satu tahun dan uang sejumlah Rp. l.000,00 adalah sebanding dengan Rp. l.000,00 ditambah dengan tingkat bunga tahunan. Dapat dirumuskan sebagai berikut:
FV=PV(1 +r)
yang mcnunjukkan bahwa:
- FV = nilai mendatang
- r = tingkat bunga
- PV = mlai sekarang
Untuk tahun-tahun mendatang secara umum dirumus ssebagai berikut:
FV=PV(1 +r)a
yang menunjukkan bahwa:
n = jumlah tahun di masa mendatang

The opportunity discount rate
Pengertiannya adalah tingkat bunga atau pengembahan yang alcan diperoleh oleh pengambil keputusan berdasarkan alternatif penggunaan dana pada tingkat resiko yang sama. Misalnya: perusahaan alcan menginvestasikan dana sebesar Rp. lO.000,00 untuk perluasan pabrik atau pembelian obligasi dengan tngkat resiko yang sama dan tingkat bunga 12% setahun.

Analisa net present value (NPV) atau nilai sekarang netto
Apabila keputusan mengenai penerimaan dan biaya di masa mendatang maka kita harus mengurangi penerimaan dengan biaya setiap tahun, untuk mendapatkan net present value. Laba merupakan kelebihan penerimaan atau biaya, dan rugi adalah biaya lebih besar dari penerimaan. untuk mencari net present value dapat menggunakan formulasi sebagai berikut:



yang menunjukkan bahwa:
- Co = biaya awal suatu proyek
- Z = melambangkanjumlah discount future dan i=1 (tahun pertama)
sampai dengan i=n (tahun terakhir).

Annuities
Suatu penyederhanaan dapat diterapkan jika aliran kas (cash flow) teratur dan seragam atau sama untuk beberapa periode. Suatu aliran kas yang seragam untuk beberapa periode disebut annuity. Nilai sekarang dan annuity dapat diformulasikan sebagai berikut:



Periode perencanaan dan time horison perusahaan
Periode perencanaan perusahaan adalah suatu periode waktu yang menunjukkan bahwa perusahaan memperhitungkan impli]casi biaya dan penerimaan dan keputusan yang diambil.

Time horison adalah titik atan batas di masa datang pada saat perusahaan tidak lagi memperhitungkan implikasi biaya dan penerimaan. Kepastian suatu keputusan yang diambil adalab untuk hasil yang laya Risiko dan ketidakpastian ialah apabila keputusan yang diambil untuk hasil yang layak terjadi tetapi kepastian hasil tidak diketahui lebih dahulu.

Tujuan perusahaan
Tujuan perusahaan adalah untuk memaksimumkan keunrungan dalam jangka panjang dengan mempertimbangkan resiko dan ketidakpastian. Berbagai kondisi yang dihadapi perusahaan dan bagaimana penisahaan memaksimumkan keuntungan dijelaskan berikut ini:

a. periode masa sekarang dengan kepastian
Untuk perusahaan yang beroperasi dalam lingkup yang pasti dan time horison pada time horison periode sekarang, maka memaksimuman laba dalam jangka panjang dengan kriteria yang terbaik merupakan keputusan yang tepat untuk memaksimumkan kekayaan bersih.

b. periode masa mendatang dengan kepastian
Untuk perusahaan yang beroperasi dalam lingkup yang pasti dan time horison pada periode mendatang, maka memaksimumkan nilai sekarang merupakan keputusan yang tepat untuk memaksimumkan kekayaan bersih.

c. periode masa mendatang dengan ketidakpastian
Dalam kondisi ini perusahaan hams memaksimuinkan nilai keuntungan sekararig untuk memaksimumkan kekayaan bersih.

CONTOH KASUS.
1. Masalah yang dihadapi oleh ekonom adalab bahwa mereka menganggap setiap orang akan bertindak rasional. Jika anggapan tersebut tidak terpenuhi, maka teori ekonomi menjadi tidak valid. Berikan komentar anda.

Jawab:
Hal penting disini adalah bahwa suatu teori tidak dapat ditentukan oleh kenyataan dan asumsinya., tetapi hanya dapar ditentukan oleh daya prediksinya. Ekonom mengasumsikan bahwa setiap orang akan bertindak rasional untuk menyederhanakan model-modelnya. Sepanjang teori-teori berdasarkan asumsi bahwa setiap orang bertindak rasional dapat memprediksi lebih baik dari pada teri-reori lain, ekonom akan tenis menggunakannya.

2. Perbedaan utama antara teori normatif dan teori positif adalah bahwa teori normatif memasukkan pertimbangan Nilai sedangkan teori positif tidak.
Berikan komentar anda.

Jawab:
Tidak ada suatu teori yang “bebas nilai”. Sebagai contoh, pernyataan “Dilarang merokok” adalab suatu pernyataan normatif. Pernyataan “Merokok mengganggu kesehatan” merupakan peryataan positif. Kedua pemyataan tersebut memasukkan pertimbangan nilai.

3. Pelestarian Energi hanis merupakan prioritas utama pemerintah. Bagaimana komentar saudara atas pemyataan tersebut?

Jawab:
Banyak orang yang beranggapan demikian, karena mereka tidak menyadari adanya " Tangan Gaib ” yang melestarikan energi tanpa bantuan pemerintah. Seperti barang-barang lainnya, kelangkaan energi menaikkan harganya. Harga secara simultan akan mendorong produksi energi dan mengurangi tingkat konsumsi. Harga merupakan alat pelestarian energi secara otomatis.

4. Di dalam diagram aliran melingkar sederhana dan ekonomi tertutup tanpa tabungan dan sektor pemerintah, apakah pendapatan sektor rumah tangga sama dengan penerimaan sektor perusahaan? Berikan komentar.

Jawab:
Benar.
Dalam kasus yang sederhana, pengeluaran-pengeluaran sektor perusahaan sama dengan penerimaan sektor rumah tangga, karena individu-individu membelanjakan semua pendapatannya untuk konsumsi yang sama dengan penenimaan sektor perusahaan.

JAWABLAH KASUS BERIKUT INI.
1. Perusahaan sirup Raisa menghasilkan minuman ringan yang terkenal di seluruh dunia. Perusahaan tersebut mengumumkan akan mendirikan yayasan untuk menyediakan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Parangkusum, karena pimpinan perusahaan sirup tersebut telah mengetahui adanya permasalahan dana di universitas tersebut. Pimpinan perusahaan Sirup Raisa memberikan dua pilihan kepada pimpinan universitas, yaitu apakah uang bantuan tersbeut akan diambil sekaligus dalam satu waktu dengan jumlah Rp lO.000000,00 atau pengambilanya dicicil dengan rincian sebagai berikut; pertama Rp 2.500.OO,00, tahun berikutnya Rp.4.000.000,00, dan dalam waktu dua tahun mendatang sebesar Rp 5.000.000,00. Tentu saja pimpinan universitas menyambut baik dan segera memerintahkan kepada pimpinan fakultas ekonomi untuk menerima dana sebesar Rp ll.500.000,00 ini sebagal dana pilihan.

a. dengan beranggapan bahwa tingkat bunga sebesar 14%, bagaimana nilai sekarang pilihan kedua?
b. apa yang dimaksud dengan penilalan yang dirivisi dan pilihan mana yang seharusnya diterima?
c. apakah keputusan memilih pilihan kedua akan berubah apabila tingkat bunga 12% atau 16%? Jelaskan.

2. Penerbit Rameo sedang mempertimbaagkan perluasan tawaran kontrak kepada seorang penulis yang telah menulis buku berjudul Sekilas tentang WordPerfect 5.1. Proyek ini akan meninjau ulang desain sampul, editing, setting, dan biaya sebesar Rp80.000,00 yang semuanya akan dibayar penuh di akhir tahun. Sebelum buku tersebut dicetak, penerbit mengharapkan dapat menjual 20.000 eksemplar pada tahun kedua, 17.500 eksemplar pada lahun ketiga, 12.500 eksemplar pada tahun keempat, dan 2.500 eksemplar pada tahun kelima. Penerbit Rameo berniat juga untuk menjual hak penerbitan pada penerbit lain di akhir tahun kelima dengan harga
Rp lO.000,00. Harga produksi, distribusi, dan royalti tetap sebesar Rp.l,50 per eksemplar. Perusahaan akan menerima Rp3,50 per eksemplar pada setiap penjualan. Direkiur Keuangan penerbit Rameo menyaranican agar dana yang ada dapat diinvestasikan dalam suatu ikatan kerja sama dengan mempertimbangkan risikonya dibandingkan proyek buku ini dengan suku bunga 18%.

Hitunglah nilai bersih yang terdapat pada proyek buku ini, dengan menganggap bahwa semua arus uang kontan akan diterima atau dibayarkan path akhir tahun terjadinya proyek ini!

3. Perusahaan Kumala melakukan penawaran kepada pabrik dan instalasi tentang sistem alat pengontrol polusi dan pabrik atau instalasi tersebut masih dapat memenuhi permintaan yang diterapkan pada proses produksi perusahaan lain. Tawaran rendah sebesar Rp 370.000,00 dengan pengiriman dan pemasangan membutuhkan waktu 32 bulan. Perusahan Kumala berniat untuk menandatangani kontrak dengan pemasok. Seperti pada hal yang telah disebutkan di atas termasuk bagian pernyataan bahwa harga kontrak sebesar Rp 3.470.000,00 merupakan harga pas (tanpa melihat biaya pemborosan dan kesulitan pemasok yang dihadapi) dan akan dibayar penuh dalam waktu 32 bulan dan diikuti dengan pemasangan sistem. Dan sekarang sampai seterusnya perusahaan Kumala merencanakan untuk menanamkan dana pada jaminan terbaik yang tersedia dengan bunga bertahan yang dibayar 12% per tahun.

a. berapa nilal sekarang biaya sistem kontrol polusi pada perusahaan lain?
b. mengapa tingkat bunga sebesar 12% merupakan tingkat bunga yang wajar?


 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Literatur Ekonomi - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger